Tanggap Bencana, SMAN 20 Bandung menyelenggarakan simulasi Evakuasi Bencana.

Sebagai Sekolah Ramah Anak, pada tanggal 26 Apri 2018 SMAN 20 Bandung menyelenggarakan kegiatan simulasi evakuasi bencana. Simulasi ini diadakan untuk memperingati hari kesiapsiagaan Bencana Nasional yang di tetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setiap tanggal 26 April. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika SMAN 20 Bandung.

Simulasi evakuasi Gempa dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan di tandai oleh bunyi sirine. Gempa disimulasikan selama 10 menit dan peserta segera mengambil posisi drop cover hold selama 5 menit. Posisi ini dilakukan untuk melindungi diri dari reruntuhan maupun barang-barang berjatuhan dengan cara berjongkok, berlindung di bawah meja atau melindungi kepala dengan barang sepeti tas ataupun kursi. Peserta pun menghindari jendela, lemari atau area-area yang rawan terkena pecahan kaca atau barang jatuh. Setelah 5 menit pertama berlalu, peserta mulai berangsur-angsur keluar dari ruang kelas. Peserta yang berada di lantai dasar saat gempa terjadi keluar dari gedung sambil melindungi kepala dengan menyilangkan tangan membentuk segitiga. Sementara peserta yang berada di lantai-lantai atas menuju lantai dasar dengan menggunakan tangga. Selama proses ini peserta berjalan sambil merapat ke dinding untuk menghindari bahaya benda yang berjatuhan.

Peserta keluar mengikuti jalur evakuasi, dimana jalu-jalur evakuasi tersebut sebelumnya sudah disosialisasikan oleh para walikelas pada saat pembinaan. Adapun titik kumpul besar yakni lapang basket dan halaman parkir. Setalah kegiatan simulasi bencana selesai, wakasek bidan kesiswaan memberikan beberapa evaluasi.

Adapun evaluasi yang disampaikan adalah sebagai berikut :

  1. Siap dan sigap saat terjadi bencana
  2. Tidak panik saat
  3. Selalu menghindari daerah-daerah yang rawan.
  4. Guru terlebih dahulu mengutamakan keselamatan peserta didik

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh civitas akademika SMAN 20 Bandung selalu siap, tanggap saat menghadapi bencana.

Komentar

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*