Terkumpul Rp 87 Juta Bakti Dan Kepedulian Keluarga Besar SMAN 20 Kota Bandung Disumbangkan Untuk Memutus COVID-19

majalahsora.com, Kota Bandung – Saat ini berbagai unsur baik itu pemerintah pusat, daerah (provinsi, kabupaten/kota), kewilayahan serta unsur lainnya bahu membahu berupaya keras melakukan pencegahan serta memutus penyebaran virus corana 2019 atau COVID-19, di Indonesia.

Pandemi global itu masuk ke Indonesia awal Maret 2020. Hal tersebut berdampak ke berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan di mana kegiatan pembelajaran dan penilaian lainnya hampir tiga minggu dilakukan melalui moda dalam jaringan di rumah masing-masing. Di samping itu kegiatan ujian nasional (UN) tahun 2020 untuk semua jenjang dibatalkan.

Berbagai bentuk dukungan untuk memutus penyebaran COVID-19 dilakukan oleh berbagai pihak. Tidak terkecuali seperti yang dilakukan oleh keluarga besar SMAN 20 Kota Bandung. Mereka secara sukarela bergotong royong, ‘rereongan’ dan berhasil menggalang dana sebesar Rp 87 juta.

Heniyati Kepala SMAN 20 Kota Bandung (Poto)

Dana itu terkumpul dari orangtua siswa sekitar Rp 70 jutaan sedangkan dari Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan SMAN 20 sebesar Rp 17 juta.

Heniyati Kepala SMAN 20 Kota Bandung kepada majalahsora.com memaparkan bahwa pihaknya ingin memberikan sumbangsihnya, baik moril maupun materil dalam menghadapi situasi darurat ini.

Pihaknya lalu melakukan penggalangan dana melalui whatapps grup. Dimotori oleh para Wakasek dan Guru Walikelas di tiap-tiap tingkat, untuk melakukan aksi dan komunikasi dengan orangtua siswa SMAN 20.

Kiri ke kanan: Heniyati, Kepala SMAN 20 Kota Bandung, Endang Susilastuti, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII serta Euis Sopiah, Wakasek Humas SMAN 20 Kota Bandung (Poto)

“Kami sebelumnya berkordinasi dengan para Wakasek serta Walikelas untuk melakukan penggalangan dana untuk mengatasi musibah ini. Syukur alhamdulillah selama empat hari (1-4 April 2020) dana yang terkumpul lebih dari Rp 87 juta. Sumbangannya diberikan oleh para orangtua siswa kami yang ditransfer ke rekening Walikelas, dari Walikelas ke rekening sekolah,” kata Heni, Selasa (74/2020) siang di SMAN 20 Kota Bandung.

Hal tersebut menurut Heni merupakan bentuk kepedulian warganya terhadap kejadian luar biasa ini.

Dana (uang tunai) yang terkumpul itu langsung diserahkan oleh Heni kepada Endang Susilastuti, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Disdik Jabar sebesar Rp 30 juta, Tim Jabar Bergerak Rp 20 juta, Keluarga Peduli Pendidikan (Kerlip) Rp 10 juta rupiah,  Rumah Salman ITB Rp 10 juta, serta untuk siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) sebesar Rp 17 juta. Dana tersebut pun akan disalurkan kepada yang membutuhkan.

Donasi diberikan kepada Tim Jabar Bergerak (Poto)

Dilangsungkan di Bale Panglawungan SMAN 20 Kota Bandung, Selasa (7/4/2020) Jalan Citarum No.23, Kelurahan Citarum, Kec. Bandung Wetan.

Di samping uang tunai, pihak SMAN 20 Kota Bandung pun memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 100 buah kepada Tim Jabar Bergerak.

“Saya haturkan terima kasih kepada orangtua siswa, para Wakasek, Walikelas, Tenaga Kependidikan yang begitu kompak dalam melakukan aksi ini. Semoga apa yang diberikan oleh keluarga besar kami bisa bermanfaat untuk memutus COVID-19 ini secepatnya dan diberikan ganjaran pahala oleh Alloh SWT,” kata Heni.

Bantuan diberikan kepada Kerlip (Poto)

Ia pun berharap pandemi COVID-19 segera berakhir.

“Kami sudah rindu dengan anak-anak kami, agar bisa bersekolah seperti biasa. Alhamdulillah keluarga besar kami sehat semua. Semoga Alloh SWT melindungi kita dari musibah ini dan secepatnya Alloh hilangkan COVID-19, aamiin YRA,” imbuhnya.

Sementara itu Euis Wakasek Humas SMAN 20 Kota Bandung menambahkan bahwa selama musibah ini para guru dan siswa SMAN 20 Kota Bandung bekerja dan belajar di rumah masing-masing. Merujuk kepada surat edaran dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII.

Perwakilan Rumah Salman menerima donasi dari Kepala SMAN 20 Kota Bandung (Poto)

Ia pun menambahkan bahwa kegiatan penggalangan dana itu merupakan kepedulian pihaknya dan gerakan pendidikan karakter yang dilakukan di SMAN 20 Kota Bandung.

“Sekecil apapun kalau ada yang membutuhkan, di sekolah kami suka ada gerakan seperti ini, yaitu program kepala sekolah penggerak serta guru penggerak. Minimal dilakukan di lingkungan kami,” kata Euis.

Sementara itu Endang Susilastuti Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII, mengatakan bahwa hal yang dilakukan oleh SMAN 20 sangat luar biasa. Apalagi dana bantuan tersebut bisa terkumpul dalam empat hari.

Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas keluarga besar SMAN 20 Kota Bandung (Poto)

Ia pun menambahkan kalau sekolah yang ada di bawah naungan Cadisdik Wilayah VII, bisa melakukan hal yang sama, setidaknya hal tersebut dapat membantu warga yang terdampak termasuk memutus penyebaran COVID-19.

“Se-wilayah Cadisdik Wilayah VII (Kota Bandung & Kota Cimah) ada sekitar 362 SMA & SMK. Kalau satu sekolah bisa membantu Rp10 juta saja, bisa dibayangkan jumlahnya. Namun hal itu sifatnya tidak dipaksakan. Kita ketahui Pak Ridwan Kamil Gubernur Jabar mengalokasikan bantuan Pemprov Jabar sekitar Rp 16 triliun, untuk penanggulangan pangan, padat karya dan lainnya, karena tidak sedikit yang terdampak. Di jalan sudah sepi (roda ekonomi terhambat), ini kesempatan kita, jalan dari Alloh SWT untuk berbuat baik saling membantu,” kata Endang.

“Semoga ini menjadi ladang kebaikan warga SMAN 20 Kota Bandung. Kita semua diberi kesehatan dan dilancarkan segala sesuatunya. Wabah COVID-19 segera berakhir dan kita diberi perlindungan Alloh SWT. Sehingga bisa beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya. [SR]***

 

Sumber berita :

  • https://majalahsora.com/terkumpul-rp-87-juta-bakti-dan-kepedulian-keluarga-besar-sman-20-kota-bandung-disumbangkan-untuk-memutus-covid-19/
Komentar

Related Post

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*